BPJPH Jalin Kerja Sama dengan USDA Amerika Serikat Terkait Sertifikasi Halal

Kerja sama BPJPH dengan USDA Amerika Serikat akan mendorong sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh BPJH semakin diakui oleh dunia internasional, dan menjadi salah satu acuan utama bagi produk bersertifikasi halal secara global

Nadeem By Nadeem
3 Min Read

SeputarHalal.Com | Jakarta – Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menjalin kerja sama terkait Jaminan Produk Halal (JPH) dan sertifikasi halal atas produk pertanian asal AS.

Hal ini ditandai dengan pertemuan bilateral antara Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan Baras dengan delegasi United States Department of Agriculture (USDA) atau Departemen Pertanian Amerika Serikat di Jakarta, Jum’at (6/2/26).

Haikal Hasan menyebut, pertemuan tersebut dapat membuka peluang kerjas sama perdagangan yang lebih luas, terutama produk pertanian. Dan yang pasti, pertemuan itu menandai kerja sama sertifikasi halal dan memperkuat komitmen kepastian halal dari produk kedua negara.

“Melalui pertemuan ini, BPJPH RI dan USDA menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis dalam perdagangan pertanian, menciptakan proses sertifikasi halal yang lebih transparan dan efisien, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan konsumen di Indonesia maupun Amerika Serikat,” ucap Haikal Hasan.

Menurut Haikal, dalam pertemuan bilateral itu juga membahas peningkatan kualitas perdagangan sebagai bagian dari penguatan kemitraan yang saling menguntungkan. kedua pihak membicarakan upaya peningkatan mutu perdagangan produk halal secara timbal balik antara Indonesia dan AS.

Haikal berharap, dengan pertemuan tersebut nantinya akan bisa memperkuat lagi komitmen AS akan kepatuhan regulasi halal, penerbitan sertifikasi halal di Indonesia oleh BPJPH, dan kerja sama pemasaran untuk produk-produk halal, baik dari Indonesia maupun dari AS.

Sementara itu, delegasi USDA menyampaikan tentang rencana strategis AS untuk pemasaran pertanian produk pertanian mereka melalui inisiatif overseas engagement. Di mana USDA berencana melakukan kerja sama terkait produk-produk mereka, terutama produk pertanian, dengan enam negara lainnya selain Indonesia dalam tahun ini, sebagai bagian dari strategi kerja sama perdagangan yang mereka canangkan.

Produk-produk pertanian yang rencananya akan didorong oleh USDA sebagai komoditas ekspor utama AS antara lain, kedelai, daging sapi, dan kedelai. Ketiga produk tersebut rencananya akan disertifikasi halal di Indonesia oleh BPJPH terlebih dahulu sebelum dipasarkan ke luar negeri nantinya.

Bagi BPJPH, kerja sama ini akan mendorong sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh BPJH akan semakin diakui oleh dunia internasional, dan menjadi salah satu acuan utama bagi produk bersertifikasi halal secara global.

Bagi kedua belah pihak, baik BPJPH maupun USDA menyepakati bahwa kerja sama ini menjadi titik temu atas standar penetapan produk halal yang terverifikasi secara jelas sesuai dengan standar Proses Produk Halal (PPH), dan sertifikasi halal yang diterbitkan akan terintegasi antar kedua negara.

“Secara keseluruhan, pertemuan bilateral tersebut mempertegas komitmen kuat BPJPH dan USDA dalam memperkuat perdagangan pertanian berbasis halal, membangun proses sertifikasi halal yang lebih terintegrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan konsumen di Indonesia maupun Amerika Serikat,” kata Haikal.

>>>Pengunjung: 7 times, Total 115,631 <<<
Share This Article
Leave a review