SEPUTAR HALAL | Ada kabar seru buat kalian para pecinta produk kecantikan! Brand asal Korea Selatan, Innisfree, akhirnya resmi mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), lho. Setelah melalui proses panjang dan penuh tantangan, akhirnya label halal berhasil mereka raih.
“Delapan tahun lalu, kami meluncurkan Innisfree di Indonesia. Jadi, selama delapan tahun, kami mencoba untuk memperkenalkan produk-produk inovatif kami. Akhirnya, kami mendapatkan sertifikasi halal, dan kami bisa menghadirkan produk-produk halal ini hanya untuk konsumen di Indonesia. Kami sangat bahagia dengan ini,” ucap Brand General Manager Innisfree Indonesia, Seok Yoo Chang.
Ternyata, proses untuk mendapatkan sertifikasi halal ini nggak gampang, lho. Innisfree harus memastikan semua produk mereka memenuhi standar halal, mulai dari bahan baku, proses produksi, sampai distribusi.
Contohnya, kalau mau bikin produk skincare yang mengandung hyaluronic acid atau vitamin C, mereka harus memastikan bahan-bahan itu berasal dari sumber yang halal. Begitu juga dengan proses produksinya, semuanya diawasi dengan ketat biar sesuai dengan standar halal.
Walaupun sertifikasi halal baru resmi didapatkan di akhir 2024, Innisfree sudah memastikan sejak mereka hadir di Indonesia pada 2016, produk-produk mereka aman digunakan. Apalagi, semua produknya sudah terdaftar di BPOM dan sebagian bahkan punya sertifikasi vegan global. Jadi, nggak perlu khawatir!
Yang lebih keren lagi, kualitas dan efektivitas produknya tetap terjaga meskipun sudah melewati uji halal. Jadi, buat kalian yang selama ini fokus sama kehalalan skincare, sekarang bisa pakai produk Innisfree dengan tenang.
Beberapa produk Innisfree yang paling hits, seperti Green Tea Seed Hyaluronic Serum, Green Tea Seed Cream, Vitamin C Green Tea Enzyme Brightening Serum, Retinol Cica Ampoule, dan Collagen Green Tea Ceramide Bounce Cream juga sudah memenuhi standar halal di Indonesia. Mantap, kan?
Tantangan mendapatkan sertifikasi halal
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, perjalanan Innisfree untuk mendapatkan sertifikasi halal ini memang nggak gampang. Menurut Vera Ayu Rahmawati, tim Regulatory Affairs (RA) Innisfree, prosesnya bahkan memakan waktu hingga dua tahun, lho! Mulai dari tahap inisiasi, eksekusi, sampai audit menyeluruh yang super ketat harus dilewati.
Salah satu tantangan terbesar adalah lokasi pabrik Innisfree yang ada di Korea Selatan. Ditambah lagi, ada perbedaan budaya dan bahasa yang bikin proses memastikan standar halal jadi lebih rumit. Nggak cuma itu, mereka juga harus melalui proses edukasi, uji kompetensi, sampai implementasi yang cukup panjang. Jadi, nggak heran kalau perjuangannya butuh waktu lama!
“Innisfree Indonesia menginformasikan konsep halal kepada principal dan manufacturing team yang berada di Korea Selatan. Perbedaan bahasa, kebudayaan, regulasi, dan sebagainya, menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” jelas Vera.
“Setelah proses edukasi yang cukup lama, kami memasuki sistem jaminan produk halal yang meliputi uji kompetensi dan proses implementasi dalam manufacturing produk. Seluruh substansi yang terlibat, mulai dari pengadaan bahan, produksi, sampai terciptanya produk, semua dipastikan status halalnya,” imbuhnya.
Gimana caranya memastikan pabrik tetap memproduksi produk Innisfree secara halal? Ratna Mustika, Halal Auditor dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia, menjelaskan bahwa kunci utamanya adalah komitmen. Sebelum proses pengujian dilakukan, brand atau pabrik harus berkomitmen penuh untuk memenuhi semua standar halal di setiap tahap produksi. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi, semuanya harus sesuai dengan aturan halal yang sudah ditetapkan. Komitmen inilah yang jadi dasar penting untuk menjaga konsistensi kehalalan produk.[]