H. Bahktiar: Desa Wisata dan Wisata Halal, Kunci Masa Depan Pariwisata Kepri

Peluang besar untuk menggali lebih dalam potensi pariwisata Kepri, khususnya desa wisata dan wisata halal di wilayah Kepri

Dok. Kepri.info
Admin By Admin
3 Min Read

SEPUTARHALAL.com | Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua DPW PKS, H. Bahktiar, Lc., MA, menyatakan kebanggaannya atas kehadiran pejabat pusat, termasuk Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, di Kepulauan Riau (Kepri). Kehadiran mereka, menurutnya, menjadi peluang besar untuk menggali lebih dalam potensi pariwisata Kepri, khususnya desa wisata dan wisata halal.

“Saya bergembira karena relatif seringnya pejabat bahkan menteri/wamen bidang pariwisata hadir di Kepri. Ini perlu ditindaklanjuti dengan ide dan gagasan komprehensif tentang pengembangan sektor pariwisata,” H. Bahktiar dalam ulasan opini di batamnews.co.id.

Potensi Desa Wisata di Kepri

Bahktiar menjelaskan bahwa Kepri memiliki 275 desa yang tersebar di berbagai kabupaten seperti Natuna, Anambas, Lingga, Karimun, dan Bintan. Setiap desa menyimpan kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang belum tergali secara optimal. Jika dikelola dengan baik, desa-desa ini dapat menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kepri memiliki pantai-pantai yang memukau, gugusan pulau eksotis, dan warisan budaya yang kaya. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menciptakan desa wisata yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” jelasnya.

Untuk mewujudkan hal ini, Bahktiar mengusulkan beberapa langkah strategis, seperti pemetaan potensi lokal, pemberdayaan masyarakat, peningkatan infrastruktur, promosi digital, serta kemitraan dengan pihak swasta. “Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan swasta sangat penting untuk mendukung pengembangan desa wisata,” tambahnya.

Menurut Bahktiar, pengembangan desa wisata juga berdampak positif bagi masyarakat lokal, seperti peningkatan ekonomi melalui usaha homestay dan restoran, pelestarian budaya lokal, serta pembangunan infrastruktur yang lebih baik.

Kepri sebagai Destinasi Wisata Halal

Selain desa wisata, Bahktiar menilai Kepri memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata halal. Dengan lokasinya yang strategis, berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, serta budaya Melayu yang kental dengan nilai-nilai Islam, Kepri memiliki semua elemen untuk menjadi destinasi unggulan wisata halal.

“Wisata halal adalah tren global dengan potensi pasar besar. Kepri memiliki keunggulan kompetitif untuk menawarkan pengalaman wisata yang ramah Muslim dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Bahktiar juga menyoroti pentingnya meningkatkan infrastruktur pariwisata halal, seperti fasilitas yang ramah keluarga, restoran bersertifikat halal, dan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim. “Dengan sinergi semua pihak, kita bisa mewujudkan visi Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjadikan Kepri lebih maju, makmur, dan merata,” tegasnya.

Kolaborasi untuk Pariwisata yang Lebih Baik

Bahktiar berharap kehadiran pejabat pusat di Kepri dapat diikuti oleh dukungan nyata dalam pengembangan sektor pariwisata. Ia mengajak semua elemen, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta, untuk bersinergi membangun pariwisata Kepri yang lebih kompetitif di tingkat nasional dan internasional.

“Dengan memanfaatkan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Kepri dapat menjadi contoh sukses pengembangan desa wisata dan wisata halal di Indonesia,” tutupnya.[]

>>>Pengunjung: 28 times, Total 119,342 <<<
Share This Article
Leave a review