SEPUTAR HALAL | Asosiasi Pengusaha Rental Tenda Indonesia (APERTI) mengadakan acara diskusi publik bertajuk “Nyamber (Nyari Ilmu Bareng Member)” pada, Rabu (4/12/2024).
Bertempat di wharehouse Bintang Jaya, Bekasi, diskusi ini mengambil tema “Kunci Berhasil Membangun Network dan SDM” dengan menghadirkan Presiden Rental Indonesia, Risyad Fauzie dan Heri Purnomo, Motivator sekaligus Trainer.
Menurut Ketua Umum APERTI, Erwin Fikri, acara ini selain dijadikan sebagai ajang edukasi bagi anggota APERTI, juga untuk sarana memperkuat hubungan antar para anggota APERTI, ajang silaturahmi membentuk sinergitas dari para pengusaha rental tenda dalam upaya pengembangan bisnis mereka.
“Selain sebagai ajang silaturahmi dan mencari ilmu, acara APERTI seperti ini tujuannya adalah untuk kemaslahatan anggota. Dari anggota dan untuk para anggota APERTI. Agar para anggota bisa lebih mengembangan sisi manajemen bisnisnya,” tutur Erwin.
Erwin menambahkan, acara yang mengangkat tema networking kali ini diharapkan bisa memberi pengetahuan, bagaimana strateginya membangun relasi dengan mitra bisnis demi mengembangkan jaringan usaha.
“Bagaiman sih strateginya mengembangkan jaringan usaha dan memperluas relasi dengan mitra bisnis? Nah, dengan adanya acara ini, kita akan bareng-bareng mendapatkan ilmunya,” ucap Erwin.
Acara ini, Sambung Erwin, merupakan agenda resmi APERTI yang akan di adakan secara rutin. Dalam setahun APERTI memiliki 4 agenda formal sebagai program kerja tahunan APERTI.
“Dalam setahun kita mengadakan agenda resmi sebanyak 4 kali. Salah satunya acara Nyamber ini,” lanjut Erwin.
Selain acara diskusi publik, Erwin menyebut, APERTI juga memiliki kegiatan sosial sebagai program kerja tahunan.Diantaranya, penggalangan donasi dari para anggota untuk bencana alam maupun tragedi kemanusiaan.

Erwin menyampaikan, APERTI pernah terlibat dalam kegiatan bantuan kemanusiaan bencana alam Cianjur, bencana erupsi Gunung Semeru, dan bencana banjir di Jakarta. Bahkan, APERTI juga telah menggalang donasi dan mengirimkannya ke masyarakat Palestina yang dilanda tragedi kemanusian.
“Selain untuk memupuk rasa empati dari para anggota, kegiatan sosial yang masuk dalam agenda kerja resmi APERTI diharapkan menjadi sarana berbagi bagi sesama,” kata Erwin.
Hal ini penting ditegaskan, sambung Erwin, karena dalam program kerja APERTI tidak hanya mengenai bisnis dan usaha, melainkan berkumpul untuk bersinergi, memupuk kebersamaan dari para pengusaha rental tenda, juga menyisihkan sebagian hasil bisnisnya untuk berbagi bagi kemanusiaan.
“Dari keuntungan bisnis yang kita dapatkan, kita harus berbagi dengan sesama, terutama bagi mereka yang tertimpa musibah, agar usaha dan bisnis yang dijalankan selain memperoleh keuntungan juga mendapatkan keberkahan,” punkas Erwin.
Tercatat, pada 2023, APERTI secara resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia sebagai asosiasi. Sehingga, menjadikan APERTI sebagai asosiasi penguasaha rental tenda satu-satunya di Indonesia