UMKM Menjadi Tumpuan Industri Halal di Indonesia

Pembinaan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh. Tak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, hingga konsolidasi logistik agar produk halal mampu bersaing di pasar internasional

Ahmad Fuad By Ahmad Fuad
2 Min Read

SeputarHalal.com | Jakarta — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tumpuan penguatan Industri halal nasional. Namun, keterbatasan kapasitas produksi hingga logistik dinilai masih menghambat UMKM untuk menembus pasar global.

Ketua Komite Tetap ICCD dan D-8 Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Mohamad Bawazeer mengatakan, UMKM menjadi fokus utama pengembangan industri halal Indonesia, termasuk untuk mendukung peningkatan ekspor.

“Justru UMKM menjadi fokus utama. Kami membina UMKM agar mampu memasok kebutuhan, termasuk untuk ekspor,” kata Mohamad Bawazeer dalam Taklimat Media D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menurut Mohamad Bawazeer, pembinaan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh. Tak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, hingga konsolidasi logistik agar produk halal mampu bersaing di pasar internasional.

“Dukungan mencakup pembiayaan, peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, serta konsolidasi logistik,” ujarnya.

Mohamad Bawazeer menjelaskan, pendampingan tersebut diperlukan karena persaingan industri halal global tidak hanya ditentukan oleh aspek kehalalan, tetapi juga konsistensi pasokan, kualitas produk, dan efisiensi biaya.

Ia menegaskan, penguatan UMKM menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga mampu tampil sebagai produsen yang memiliki daya saing di tingkat global.

“Pendampingan ini bertujuan agar UMKM mampu bersaing secara global, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga kesiapan produksi dan etos kerja,” pungkasnya.

>>>Pengunjung: 7 times, Total 114,369 <<<
Share This Article
Leave a review